penghujung januari 2014,
sama seperti membaca nama anda
saya harus diam diam lantang menyimpannya
menderu kadang kaku
tetap mencari tau
saya terus tunggu
terimakasih Tuhan telah menciptakan kata kata, menyelipkan berbagai emosi di dalam celupan pekat perasaan yang aneh
jika anda ragu saya melewatkannya,
untuk apa saya melihat pantulan wajah anda dalam cangkir saya?
Rabu, 05 Februari 2014
Rabu, 15 Januari 2014
bunyi
pada bulan purnama dalam kornea mata ku berdoa
tak ada yang sia sia
selalu ada alasan untuk tetap disini
Tuhan tau
Tuhan biarkan aku bernyanyi
Tuhan mendengar seruan pagi
sampai mati aku tak berhenti
tak ada yang sia sia
selalu ada alasan untuk tetap disini
Tuhan tau
Tuhan biarkan aku bernyanyi
Tuhan mendengar seruan pagi
sampai mati aku tak berhenti
Selasa, 14 Januari 2014
arus dan angin
berbeda dengannya yang begitu kencang arusnya
mengisahkan perahu hampir oleng dihempas angin
lalu apakah bahagia dapat disamakan dengan permukaan air tenang
sementara dalam layar hampir tenggelam kita masih bisa tertawa?
arus tenang memang lebih bisa mengantar kita ke tujuan,
tapi seumur hidup kita kehilangan momentum dimana angin ribut membuat kita berpegangan lebih kencang dari biasanya
maaf,permainan ini terlalu bosan dan biasa saja..
mengisahkan perahu hampir oleng dihempas angin
lalu apakah bahagia dapat disamakan dengan permukaan air tenang
sementara dalam layar hampir tenggelam kita masih bisa tertawa?
arus tenang memang lebih bisa mengantar kita ke tujuan,
tapi seumur hidup kita kehilangan momentum dimana angin ribut membuat kita berpegangan lebih kencang dari biasanya
maaf,permainan ini terlalu bosan dan biasa saja..
Kamis, 10 Oktober 2013
pendam
iringi nyanyianmu sementara aku mencarinya
dendrit - dendrit kelelahan bekerja sama
bahkan kontradiksi membelah dua tujuan
arahnya tak lagi sama dan menjadi - jadi
jangan coba mencari tau
aku hanya ingin menikmatimu lewat jendela
jaraknya tidak terlalu dekat
tidak juga jauh..
cukup membumbui inspirasi kehilangan
pahami hidupmu dan berkali - kali ku bilang,
Tuhan lebih tau..
Selasa, 08 Oktober 2013
sesekali
karena mekarnya rafflesia arnoldi tidak terjadi setiap hari,
istimewa berlaku untuk sesuatu yang sesekali
alam menjadi guru seni
istimewa berlaku untuk sesuatu yang sesekali
alam menjadi guru seni
Senin, 07 Oktober 2013
diksi yang lancang
rasanya seperti cahaya kembang api, perlahan terpercik melawan gravitasi. warnanya berganti, pada warna yang paling indah ia berhenti..sehingga kita harus menyalakannya lagi dan lagi..
entah berapa lama aku kagum saat senja semakin merunduk.
Tuhan menciptakan angin dan hujan dalam diamnya.
jalan ini berganti dipenuhi daun daun kuning basah,
dalam jatuhnya mereka tak membenci ranting
bahkan ia tau alasannya.
jelas semua sama.
hanya saja inspirasiku datang terlambat.
gagal membelah diri
menyusuri bunyi hati.
diksimu lancang sekali
entah berapa lama aku kagum saat senja semakin merunduk.
Tuhan menciptakan angin dan hujan dalam diamnya.
jalan ini berganti dipenuhi daun daun kuning basah,
dalam jatuhnya mereka tak membenci ranting
bahkan ia tau alasannya.
jelas semua sama.
hanya saja inspirasiku datang terlambat.
gagal membelah diri
menyusuri bunyi hati.
diksimu lancang sekali
Jumat, 04 Oktober 2013
dinamika
karena pada saatnya, selalu ada satu nama yang tak gentar untuk pergi.
seolah olah menahan diri tetap pada rusuknya.
jangan pernah menyalahi rindu tanpa pertemuan, atau mencari arti perpisahan beserta tololnya cinta tak harus memiliki
aku..akan selalu menikmati senyummu sebelum reff
bahkan tertawa haru menangisi air matamu.
cinta sebodoh aku yang menyukaimu.
seolah olah menahan diri tetap pada rusuknya.
jangan pernah menyalahi rindu tanpa pertemuan, atau mencari arti perpisahan beserta tololnya cinta tak harus memiliki
aku..akan selalu menikmati senyummu sebelum reff
bahkan tertawa haru menangisi air matamu.
cinta sebodoh aku yang menyukaimu.
Langganan:
Postingan (Atom)