Tampilkan postingan dengan label Life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Life. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 April 2016

free

dalam sebuah rindu raga
seperti begitu saja mengepul di udara
ada banyak kata tersendat, belum saatnya terdengar
kata tedjo, kamu lupa atau pura - pura janji?
kapalku pergi jauh sampai pulau
setidaknya aku bersamamu
sekarang, mungkin juga nanti
ada waktunya ku lahirkan jiwa di waktu yang lain
kau harus tau,
mengucilkan perasaan sama saja omong kosong
sekali kali membiarkan takdir tak ada salahnya
nyaris tak pernah salah
batas belum ada kecuali kita bangun sendiri tembok tembok penjara
dulu sampai mati ku tunggu
sekarang tidak lagi


Anak gunung dan pantai bertemu

Februari 2016

aku bukan termasuk mereka yang merayakan hari kasih sayang. yang aku tau pada hari itu penjual coklat dan bunga sedikit bahagia, karena omsetnya naik.
dekorasi merah - pink - putih memenuhi seluruh pertokoan. Sebagian laki - laki memadati toko bunga, memilih beberapa mawar merah dengan senyum mengembang.

Pikirannya putih bersih, tetapi mungkin sekarang tidak lagi.
karena yang tercantik mengisi otaknya seperti palet warna - warni

Yang aku tau aku juga akan menemui seseorang. Kami sepakat secara tidak sengaja untuk bertemu, makan malam, basa - basi, lalu pulang.

Yang aku tau adalah dia, tiba - tiba datang dengan kemeja rapi dimasukkan ke dalam celana jeans, rambutnya kelimis maksimal, berjalan agak cepat, lalu membuat waktu dua jam menjadi begitu tenang.

Lampunya memang remang, aku tau. tapi bukan itu.
ada semacam kenaikan endorphin yang signifikan. Toh setinggi - tingginya kau sekolah, tetap saja kau bodoh saat jatuh cinta. dan kami, seperti air di pertemuan - pertemuan lainnya, di malam - malam lain, di cerita - cerita bodoh yang lain.

mengalir begitu saja.
jauh, semakin jauh.



Rabu, 27 Januari 2016

Bahagia

Aku tau, ayahmu orang baik meskipun aku belum pernah melihatnya.
Ayahmu mampu membuat seorang wanita tetap sendiri sampai saat ini, atau mungkin ibumu terlahir sempurna sebagai setia.

aku tau, ayahmu tak punya banyak waktu untuk mengajarkanmu banyak hal. Tuhan menjadikanmu tumbuh jadi seorang 'ayah' jauh sebelum waktunya.

kamu besar dalam keluarga yang hangat. Tak ada rasa sakit, cangkirmu selalu kosong.

aku ingin sekali menyalahkanmu atas sebuah pergi yang tanpa pesan. Jika ibu, kakak, dan adikmu wanita, aku juga sama. Aku berusaha memaafkan karena aku hanya tak ingin menyalahkan ayahmu yang tak sempat mengajarimu tanggung jawab atau bagaimana berperilaku baik. Bukan salahnya sama sekali.

Di lain waktu jika aku mati, akan ku temui ia untuk tidak kecewa, karena kamu hanya belum mengerti. Aku bisa membelamu.

Mungkin nanti aku juga akan mengikuti ibumu yang setia.
tergantung seberapa banyak dia yang lain menghargai.
sejauh apa dia mengerti.

Akan ku simpan setiaku, untuknya.
Maaf bukan untukmu.

Tuhan bilang aku berhak bahagia.
dan bahagiaku bukan dengan orang sepertimu.





Selasa, 29 Desember 2015

screaming

aku meninggalkanmu dalam tulisan dan suara
seakan-akan mempersiapkan diri jika suatu waktu kau ingin melihat
hanya jika..

perlahan-lahan aku padam
sampai hari ini belum ada jalan pulang
tak apa,
semua akan sendirian pada akhirnya
membusuk dalam siksa.

mereka bukan milik kita.


Tuhan mempersilahkan aku berlatih lebih lama.

mereka bahkan bukan milik kita..




Sabtu, 26 Desember 2015

Bintang yang belum jatuh

terimakasih untuk pernah memungutku
untuk sapaan sapaan sederhana
pujian tentang mata yang tak biasa

terimakasih untuk pernah selalu sigap jadi pilihan terakhir

terimakasih untuk selalu sabar mengerti keadaan yang rumit

terimakasih untuk goresan goresan ajaib

terimakasih untuk cerita cerita panjang tentang hidupku

terimakasih untuk tidak mengabaikan air mataku

terimakasih untuk selalu menanyakan hidupku

terimakasih untuk keyakinanmu suatu saat aku akan jadi ibu yang menakjubkan

terimakasih untuk selalu mendengar

:)



Kamis, 24 Desember 2015

zona nyaman?

Rasanya mainstream banget ngomongin resolusi di akhir-akhir tahun. Padahal, hari yang baru bisa terjadi beberapa jam lagi, tapi hampir semua orang di dunia ini punya semangat yang beda setiap tahun baru, seakan akan harapan harapannya bakal terwujud di tahun yang (katanya) baru.

well, ini hari libur gw yang ke 4. Selama cuti ini gw seneng banget bisa jalan sana sini, bisa naik kereta ngeliatin orang banyak dengan kesibukannya masing masing, ketemu beberapa temen yang udah lama banget ga ketemu, salah satunya si bayu.

dia temen smp gw kelas 9. Meja kita sebelahan. Gw duduk sama gonjes, bayu duduk sebangku sama bestky. Kita sahabatan sejak 2005. Udah 10 tahun. bayu ini salah satu temen yang sering main bareng. Entah tiba tiba dateng ke rumah minta dimasakin indomi terus dia enak enakan numpang nonton bola, atau tiba tiba ngajak jogging pagi, atau sekedar minta temenin jajan di komplek. Bayu juga punya kucing, jadi dia siaga banget waktu itu nganter anak kucing yang gw temuin ke dokter hewan, dia cowo mau-an, diajak makan ayo, nongkrong ayo, bahkan sebelom gw ngajak pun di chating udah bilang 'mau mau mau'. Emang agak somplak otaknya karena masalah percintaan.ups.

tapi gw bukan mau nyeritain gimana persahabatan gw sama anak ini, gw mau nyeritain tentang gimana seseorang bisa punya banyak mimpi dan dia tau harus mulai langkahnya darimana.itulah bayu.

gw baru pulang nganterin dia beli tv sama ac (kurang bae apalagi gw sebagai temen). Ga ngobrol lama sih tapi gw bangga banget. Sekarang dia kerja di perusahaan IT. Pulang kerja lanjut kuliah S2, dan dia pengen banget kerja di google indonesia, dan untuk itu dia mau cari les bahasa inggris. It feels like he knows step by step to reach his dreams. Bahkan pas gw tanya apa ngga jenuh kalo sabtu minggu dipake buat les? Jawabannya ngga.

saluuuuut.
Alhamdulillah adakalanya otak lo lurus bay.

terus pas bayu pulang, gw masuk kamar dan mikir. Resolusi gw apa dong buat tahun depan? Yang ada di otak gw cuma ngejagain karir gw yang sekarang, majuin wedding band buat kerjasama sama EO, ngetrip ke vietnam-kawah ijen-baluran, engaged, target uang tabungan, udah itu aja.

gw cuma mikirin buat sepanjang tahun 2016 aja, tapi gw ngga sejauh itu mikirin gimana hidup gw 5 tahun 10 tahun lagi.

Pertanyaannya, apa serumit itu bikin resolusi? Apa resolusi gw terlalu sederhana? Atau apa gw terlalu takut bikin resolusi yang belum tentu gw bisa lakuin? Atau emang gw ga tau hidup gw mau dibikin gimana?

Apa salah kalo 5 tahun lagi gw cuma mau punya anak kembar dan jadi ibu rumah tangga?
:')))



Rabu, 02 Desember 2015

Layang layang



Kita selalu punya ruang untuk mengingat sebuah pelukan pertama dan terakhir kalinya

bukan berarti kita tau ini saat yang tepat,

hanya saja semua mengalir seadanya

setidaknya aku, pernah sekali di udara. setelah itu kau melepaskanku terbang tinggi


aku pikir kau memainkan talinya, ternyata tidak lagi


kau, tak peduli seberapa buruk hidupmu terus menumpuk gelas - gelas bir

Tuhan terlalu tangguh di lawan

maka kau memegang mataku dengan air mata dan permohonan


katamu akan sangat menyenangkan nantinya jika anak kita tau, orang tuanya nakal


kau juga begitu peduli dengan hidung dan bulu mata,katanya cantik.


selalu ada ruang untuk mengingat layang - layang.

katamu ia sepertiku.

selalu menyenangkan.


layang - layang putus terbawa angin, semakin rusak terkena hujan. 

semakin tak bisa dikejar anak-anak.



Selasa, 24 November 2015

cita cita dari apa yang disebut kesedihan



beberapa orang memang diciptakan dengan sifat yang sangat baik. bahkan lebih dari mereka yang 'seharusnya'. Tuhan punya beribu cara untuk menyeka mata hamba-Nya yang basah. Menjadi ibu memang tidak mudah, Tapi, aku akan berdoa pada Tuhan agar aku bisa berbeda denganmu bu. Hanya saja aku, punya cara yang lebih menyenangkan daripada ini. Di tiga perempat abad selanjutnya aku akan menulis kata demi kata untuk mencintai anak-anakku, menidurkannya saat malam, dan memeluknya saat pagi. Karena cita-citaku, hanya sesederhana itu.

Sabtu, 31 Oktober 2015

ibuku, aku, dan anak-anakku nanti

Aku mungkin masih akan hidup di tahun-tahun mendatang. Kepalaku semakin sibuk mempersiapkan diri jadi ibu. Perempuan atau laki laki tak masalah. Semua sama saja.

aku sering berkelana membayangkan bagaimana menyisir rambut bayi, atau mungkin belum perlu disisir. Kata orang jika bulu matanya ingin lentik harus dicukur dulu, apa harus aku lakukan itu?

kelak aku akan membiarkan anakku bermain hujan. Akan kusuruh dia menari nari, berputar, dan berterima kasih. Karena tanpa air tak ada kehidupan.

di hari sabtu kita akan meletakkan biji kacang hijau diatas kapas basah, lalu anakku akan bahagia melihatnya besok. Ia akan takjub melihat kecambah, sedangkan aku takjub dengan senyum senangnya.

jika lelah kita bisa saling memijit. Aku bisa berbaring telungkup, sementara ia menjaga keseimbangan berjalan di punggung.

setiap pagi aku akan mengajaknya duduk di depan rumah, mendengar suara burung. Jika tidak ada burung, melihat semut juga bisa. Akan kuletakkan sebongkah gula batu, kurasa ia bisa belajar  bagaimana semut bekerja sama mengangkat gula.

di malam hari mungkin kita bisa berkhayal apa saja yang menyenangkan. Menanyakan sebesar apa mimpinya, mau jadi apa dia. Pemahat patung atau pelukis, bisa juga penyanyi.
Pembuat robot, dokter bedah, atlet renang, guru, aktivis.semuanya menarik.

Kalau ia suka, akan kuajari jari jarinya bermain piano. Karena badannya masih kecil kita akan duduk sebangku.ia di depan.. aku tau aku akan sibuk memainkan jarinya di atas tuts piano, apalagi sambil bernyanyi.

Lalu aku akan memeluknya dan menyampaikan kalau musik baik untuknya. Ia bisa belajar mendengar perasaan. Karena aku akan sangat mengandalkannya untuk jadi anak yang tersenyum saat marah dan menangis saat bahagia.


aku, bahkan berseďia meninggalkan karir untuk mengasuh calon anakku. Karena aku tau, ibuku menyekolahkan aku sampai jadi wisudawan terbaik bukan untuk mencari pekerjaan, melainkan membekali  aku untuk jadi ibu yang baik, bagi anak-anaknya nanti.

mencari teman pun (ternyata) ada batasnya

29 september 2015

aku menginginkanmu pada malam malam yang sama
pada angin yang sama
cahaya yang sama
rasa yang sama

terlalu banyak yang tak bisa dimiliki
terlalu banyak yang terlanjur jauh
terlalu banyak kisah kisah sama menjerumuskan arti nama kita

Lalu sepasang anak kecil mulai kebingungan


dalam kebingungan itu kami saling mencari

kalaupun ini cinta sendiri,
tak apa aku mati berdiri.

Senin, 08 Juni 2015

Teduh

hanya saja aku belum cukup pintar memilih, bagaimana membalas harimu. banyak hal tersirat dalam teduh, padahal aku tak sengaja menemukannya.

kalau saja dunia mengetahuinya, aku malu. apa masih ada jatuh cinta yang seperti ini.
apa benar tidak adil bagimu?
atau rindu hanya sebuah rasa yang tidak perlu ditunggu, tidak perlu memiliki, tidak untuk dipikirkan secara ilmiah sehingga banyak alasan meninggalkan?

seteduh angin malam yang menunggu pagi.
seperti daratan tertiup angin laut.
wajahmu itu :)

Jumat, 17 April 2015

Doa

Dalam sebuah pelukan yang itu aku berdoa,
seperti kalimat sebelumnya bahwa apa yang didatangkan untukku tidak akan jadi milik orang lain.

Bagus kalau kita sama-sama tau ini bukan beban,
kita punya cara sendiri memaknai cerita kepada Tuhan.

Waktu adalah jawaban terakhir dalam doa-doa selanjutnya.
kita belum tentu punya waktu esok hari.
Roh kita masih melayang-layang tertidur dan belum tentu kembali.

Jaga tidurmu, aku juga jaga tidurku.

Senin, 06 April 2015

Putri



adalah dia. putri. nama aslinya bukan putri, tapi karena suatu hal dia dipanggil putri. muncul tiba-tiba dengan segala kejujuran yang seenaknya. datang tiba-tiba dimanapun saya ada. seakan-akan dia orang yang terus hidup beberapa abad kedepan.

malam itu dia menunggu beberapa jam, membantu membawa barang, membuka pintu mobil, dan menyuguhi berbagai lelucon sepanjang perjalanan. di matanya ada sesuatu yang dalam ingin diceritakan. tapi dibungkus rapat-rapat oleh sesimpul senyuman selamat tinggal.

dia terlalu sempurna dalam hal standar operasional menyenangkan hati seorang wanita.

di lain hari, dia datang lagi. bahkan di saat saya lebih jauh dari biasanya. seperti biasa, datang tiba-tiba malam hari. lalu kita, sepakat untuk bicara banyak hal di tepi pantai. di bawah bulan yang tiba-tiba terang. di malam gerhana bulan total yang katanya menghampiri indonesia.

kita,seperti saudara kembar di waktu yang lain. sebetulnya saya ingin sekali berbicara sambil menengok ke kiri melihat wajahnya. tapi, ada banyak rasa yang tidak terlalu bagus untuk ditunjukkan. saya bicara dengan pandangan ke laut, dan dia mendengarkan seksama melihat wajah saya. sering juga dia tersenyum. sering juga senyum yang sedih.

dan di dalam hati yang sama-sama rusak, kita terus tenggelam berangan-angan.

dan semalam, kita sempat bercerita tentang tembok yang terlalu tinggi. mengikat masing-masing prinsip dalam dimensi bersebrangan. tentang cinta. tentang betapa istimewanya kita. tentang sesuatu yang tidak ada ujungnya. tentang Tuhan yang selalu punya alasan untuk menciptakan segalanya.

pagi ini, dimana dia bangun pagi menjemput di depan rumah. menyetir dengan sangat pelan dan hati-hati. seolah perjalanan ini akan sangat indah jika waktu lebih panjang. kita sama-sama tau, membicarakan hal yang sama sangat menyakitkan. jadi lebih baik bersiul-siul, tertawa, dan tetap saja saya lebih banyak memandang ke depan dengan senyum yang pasrah. sedangkan dia, masih saja melihat wajahku dari samping.

pada waktu yang tepat untuk berpisah, saya sempat memalingkan wajah ke arahnya.
"jika ini yang terakhir kalinya, tolong tetap memiliki hati seperti itu,ya.."

Rabu, 11 Maret 2015

Wall of dreams


ini namanya wall of dreams. lokasinya di kamar kos gw dulu. di tempat ini gw sengaja nempel semua hal yang berhubungan dengan musik. setiap ikut lomba, nomor pesertanya ga pernah dibuang. selalu ditempel di tembok ini. Alhamdulillah ibu kos ngga komplain, hehe.

poster 'go chika' yang ditempel paling atas dibuat sama ka dimas. disana ada tanda tangan starland (band gw) sama gonjes dan bule. mereka bawa poster ini waktu final IPB Art Contest 2011. rasanya seneng banget punya temen se-care ini.sumpah.

bukan cuma nomor peserta aja yang di tempel disitu, ada juga flyer pertunjukan saxofone dari erasmus dan undangan acara yang bintang tamunya ebiet .g. ade. nah piala yang ada di ujung kanan, piala waktu dapet juara harapan 1 lomba bintang radio RRI.hahaha. its a long long time ago.

ada juga piala yang bentuknya daun. dikasih langsung sama dekan fakultas karena bisa menang lomba peksiminas.

ada juga dua frame foto.
yang kiri, hadiah ulang tahun dari kelompok KKP Tegal, ada elbi,ai,ka dwi,susan,sama arya. mereka bikin ucapan ulang tahun dari gabungan foto.
frame sebelah kanan foto landscape 46 waktu praktikum di lapangan golf rancamaya, foto ini dapet dari hasil tukeran kado waktu fieldtrip terakhir angkatan di villa katumbiri.

yang gw tau dari tembok ini adalah, gw selalu kesini setiap lagi badmood.
biasanya gw liatin satu-satu tempelan yang ada disitu. oiya, disitu ada gambar piano, gw bikin sendiri dari karton. disana juga ada tulisa-tulisan, pokoknya setiap kalimat bagus yang keluar dari keluarga, temen, semua orang gw tulis disitu.

tembok ini jadi semacam tempat gw ngadu banyak hal. sambil baca-bacain tulisannya. kadang sambil nangis juga.hahaha.entah kenapa gw jadi se melancolis ini.
tapi apa lagi sih yang kita punya selain kenangan?
dan otak kita terbatas buat inget semuanya kan?
thats why we need it.

ngeliat ke tembok ini ngingetin momen-momen indah selama hidup gw. ketemu orang-orang hebat yang sengaja Tuhan kasih ke hidup gw.

pengennya sih temboknya gw bawa pulang ke bekasi, karena di bekasi waktu itu gw belom punya kamar sendiri yang bisa di tempel-tempelin.
tapi daripada mati konyol digebukin ibu kos karena temboknya gw ambil, yasudahlah gw ikhlaskan saja biar ramai.

di hari terakhir packing, gw lepasin satu-satu tempelan ini, dimasukin ke kardus.

one day, disaat gw udah punya rumah sendiri, gw pengen banget tempelin ini semua di satu ruangan khusus. biar ngga cepet lupa. biar tetep bisa nginget yang seneng-seneng.hehehe.

terimakasih,
tembok :))

Senin, 09 Maret 2015

The last goodbye


And though where the road then takes me,
I cannot tell
We came all this way
But now comes the day
To bid you farewell

- the last goodbye, billy boyd-

karena sebuah pertemuan akan datang berpasangan dengan perpisahan. 
bahkan sombong kehabisan arti untuk sekedar memastikan keadaan.
lantas siapa saya?

but you dont come
you leave me with a sadness of broken heart
 and i am here alone in the loneliness

-alone in loneliness, endah n rhesa-

karena ragu yang setengah itu berkembang luar biasa bagi seorang anomali
semakin dalam, terpaksa tertinggal

As bad as it was, as bad as it hurt
I thank God I didn’t get what I thought that I deserved
Sometimes life leads you down a different road
When you’re holding on to someone that you gotta let go
Someday you’ll see the reason why
Sometimes, yeah, sometimes, there’s good in goodbye

- Good in goobye, carrie underwood -

Tuhan hanya ingin mengingatkan, suka tidak suka cepat atau lambat kita akan sendiri lebih lama.
sedangkan matamu tidak bisa kubawa untuk melihat.
Tuhan dalam cara yang paling halus, meyuruhmu pergi. kemudian menukarnya dengan beberapa alasan lain.







Rabu, 04 Februari 2015

Robot

Dan tampaknya roda akan terus berputar, membawa kita kembali kepada titik yang pernah dilalui setidaknya sekali.
Di tempat itulah kenangan dengan enaknya masuk secara tidak sopan, kadang terlalu kasar.

Jauh di dalam waktu yang seringkali menghilang, robot akan terus bekerja siang, malam, bangun lebih pagi dan tidur lebih larut.

sementara seorang yang lain membuat robot yang lebih canggih, robot lama akan tertinggal dengan sendirinya.
kalau bernasib baik, akan dipajang di museum menjadi prototipe pertama yang memberikan sumbangsih,
kalau bernasib buruk, akan dibuang ke tempat sampah jadi sampah elektronik yang bahkan belum bisa didaur ulang di Indonesia.

Robot selalu mengucapkan kalimat menyenangkan, hello, i love you, atau sekedar tertawa lucu.

Robot dirancang untuk selalu bersikap manis.

meskipun anak-anak sering memutus badan robot, memasangnya asal-asalan bukan pada tempatnya tetapi robot kadang masih bisa berjalan. Jika tidak bisa berjalan akan ada orang dewasa yang mengembalikan bentuknya seperti semula, kemudian semuanya berjalan lagi seperti biasanya.

jadi,
jika memang kau sangat jenius, bisakah kau membedakan robot yang ingin jadi manusia atau manusia yang ingin (atau tidak sengaja) jadi robot ?

Jumat, 30 Januari 2015

Kau

aku mengingatmu pada beberapa malam dimana kau nyalakan kembang api kecil di rumah. pertama kalinya aku melihat keluarga yang utuh sedang bermain kartu dibawah payung sambil menunggu tengah malam. lalu kembang api menyala-nyala seperti gulungan ombak musim badai.tak putus-putus.bahkan aku tidak sempat menghitung banyaknya karena sibuk bersyukur.

ada banyak hal yang tidak kau ketahui. ada banyak ruang runtuh karena tak ada isi. ada sisa-sisa ego yang masih berbaring mati penasaran.

hanya saja aku terlalu mencintai keadaan seperti ini. aku baru saja merasakan sesuatu seindah ini setelah bertahun menunggu. dan kau, pergi bersama mimpi-mimpi indah. kau berubah menjadi seekor burung dengan sepasang sayap besi. sayap yang tidak akan rusak sekalipun diterjang hujan. kau punya mimpi-mimpi itu yang jauh lebih indah dari penantian waktu aku masih menjadi sebuah pertanyaan dalam nomor paling sulit di teka-teki silang murahan. setelah pertanyaan terjawab lalu kau membuang lembaran teka-teki itu.
tak perlu orang bodoh mengajarimu untuk menyimpan barisan kotak yang sudah terisi. dan kau tau bahwa lembaran teka-teki yang kau buang suatu saat akan terbakar di gunungan sampah ibukota. lalu kisahku menjadi serpihan abu. terbang mengikuti angin menempel tepat di tengkukmu.

jangan suka remehkan waktu.

Jumat, 12 Desember 2014

bisik

seperti percakapan yang tidak membosankan sama sekali
seperti suara yang begitu saja mengalir tanpa basa basi
seperti serbuk dandelion yang terbang tinggi
seperti halaman di puncak konflik
seperti rasa ingin tau yang lebih
seperti senyuman tipis kemarin

anggap saja semua berjalan sebagaimana mestinya pada waktu yang tepat,
tanpa ada suara

Selasa, 11 November 2014

saya dan selamat pergi



setidaknya ada hal lain yang dapat saya lakukan untuk mengalihkan pikiran. pikiran yang sudah lama terpendam dan terpaksa muncul lagi ke permukaan. saya tau, semua akan terjadi begitu saja tanpa prediksi, tanpa perhitungan pasti, menjelajahi kemauan tidak karuan.

seharusnya anda tau, setiap hari saya ingin selalu pulang tepat waktu karena semakin hari saya semakin takut kehilangan. sayangnya tidak ada yang menjual mesin waktu di dunia ini. sayangnya saya ingin merengkuh semua waktu yang saya punya untuk orang yang pertama kali saya lihat setiap bangun subuh, dan melihat orang yang sama saat pulang larut malam. saya terlalu mencintai ibu saya yang tidak akan hidup selamanya.

dengan alasan itu harusnya anda tau bagaimana rasanya hidup sendirian di tengah banyak orang. ditengah banyak orang bertopeng yang menyedihkan. seharusnya anda mengerti bagaimana saya menulis, menyanyi, menyendiri, dan mengasingkan diri. seharusnya anda mengerti betapa malam menjadi sangat tepat untuk menangisi segala sesuatunya.

 pikiran saya terlalu tinggi untuk menginginkan cerita yang tidak bisa ditebak. saya terlalu bosan dengan sesuatu yang biasa saja. saya terlalu muak dengan janji-janji kasar yang belum tentu terjadi. saya bisa belajar mencintai setidaknya jika anda disini. bersama saya. 

kalau anda yakin lebih bahagia di luar kehidupan saya, saya terima. tapi jangan salahkan saya kalau suatu waktu anda kembali saya sudah tidak ada. jangan salahkan saya kalau apa-apa yang anda banggakan tentang saya tidak anda temukan dalam diri orang lain.

saya juga akan belajar mengejar apa yang saya inginkan. dan tentunya belajar melepas tongkat yang selama ini membantu saya berjalan. saya akan berjalan terus dan akan berhenti pada waktu yang lain.
anda tidak perlu mengkhawatirkan saya.